“Tiada hal yang lebih abadi dari menulis, bahkan keajaiban tulisan
dapat dilihat ketika tulisan tersebut mampu menginspirasi si pembaca. “
Kuhaturkan ucapan terimakasih yang
tak mampu kulayangkan dalam angin, tak dapat aku hantarkan lewat petir, dan
hanya dapat aku selipkan dalam chip mungil. Asal tau saja, sebuah keberanian
besar seseorang menumbuhkan sikap percayanya untuk mengizinkan buku yang akan
terbit dibaca sebelum rilis. Biasanya hanya editor yang boleh membaca, itupun
terkadang hardcopy untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Semua manusia berbeda, mutlak
hukumnya. Begitu pula aku memandang kata “motivasi”. Sejauh ini member motivasi
masih menjadi hobiku, tetapi sampai saat ini juga aku belum menemukan sebuah
makna dari motivasi. Hampir 98% motivasi pernah aku letakkan pada orang lain
mengalami kegagalan. Hal ini bukan dalam artian makna motivasi tidak
tersampaikan, tetapi nilai yang tertanam salah tujuan. Menurut pribadiku,
motivasi yang sukses adalah motivasi yang dapat membuat orang yang dimotivasi
menguatkkan dirinya dan orang lain, bukan membuat orang yang dimotivasi menjadi
pecandu motivasi yang setiap kali terjatuh haus akan motivasi.
Motivasi sejati hanya berlaku satu
kali suntikan saja. Beberapa kasus suntikan pertama adalah obat termanjur,
sedangkan untuk suntikan kedua dan seterusnya mungkin hanya menjadi obat
penenang.
Tanganku mengangkat dan melebar
menyatu berharap ada sebuah makna yang masih aku cari, hidup keindahan arti
motivasi yang selama ini aku petualangi dalam untain katamu. (uma)
Comments
Post a Comment