Bergegas Jelang Ekonomi Asean
Ayo kerja, kerja, kerja
                      -Jokowi

-Selamat datang Masyarakat Ekonomi Asean- Kalimat itu adalah penyambutan datangnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC). Adanya system perdagangan bebas negara ASEAN ini sering kali menuai perdebatan diberbagai kalangan. Sebagian pihak sangat setuju akan bergabungnya Indonesia, meski di sisi lain penunjang-penunjang di berbagai sektor masih belum optimal. Sering kali berhembus pertanyaan, mampukah produk Indonesia bersaing dengan produk luar negeri? Mampukah sumber daya manusia bangsa ini berkompetisi dengan negara lain? Dan sejauh mana persiapan menghadapi MEA ini. Terlepas dari pertanyaan-pertanyaan itu semua, Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar bebas. Pertanyaan sesungguhnya ialah “Mampukah Indonesia mengoptimalkan sumber daya yang ada menjadi unggulan?.


Mengingat Indonesia ialah negara maritim, kekayaan ini dapat menjadi sektor unggulan. Kemaritiman tidak hanya tentang ikan, melainkan semua tentang laut, perkapalan, hingga wisata bahari. Gebrakan-gebrakan pemerintah di bidang kelautan dapat menjadi langkah pertama menyelamatkan kekayaan laut Indonesia dari sergapan negara lain. Selain itu, upaya-upaya perlindungan ikan-ikan dari perusahaan swasta ikan kalengan merupakan langkah awal yang tepat. Hanya saja pemerintah harus segera berupaya menanggulangi pengangguran akibat pemecatan perusahaan ikan kalengan. Aspek  yang kedua ialah bidang agraria, bahan pangan memiliki nilai fundamental. Maka, aspek ini harus benar-benar dikuatkan. Pemerhatian kesejahteraan petani, pemenuhan bibit unggul, dan bantuan usaha mikro sehingga sektor agraria mampu menguatkan pangan nasional. 

Dan aspek yang paling utama ialah peningkatan mutu kerja dan pemahaman pentingnya kewirausahaan. “Kerja, kerja, kerja.” Peningkatan etos kerja dengan mengoptimalkan balai pelatihan tenaga kerja diharapkan mampu membentuk etos  kerja yang mampu bersaing dengan masyarakat  negara lain.  DUkungan pemerintah kepada usaha-usaha mikro seperti produk batik Indonesia, kedai kerajinan memiliki andil besar. Kemudahan mendapat modal, birokrasi pemerintah yang terintegrasi akan mematangkan usaha-usaha di Indonesia. Nantinya akan tercapai tujuan luhur bngsa, mensejahterakan rakyatnya (uma)

Comments